Medan, lintas 7 news
Pakai Psikolog terkemuka sumatera Utara Aryanta Lavanda Purba, Menyebutkan seharusnya pemerintah menertibkan Suplai ketersediaan Minyak di SPBU seluruh Indonesia demi menjaga kestabilan masyarakat pengguna minyak bersubsidi , hal tersebut diungkapkannya sepulang dari perjalanan jauh Medan – Jogja
” Kita Prihatin dengan banyaknya Angkutan Mobil baik masyarakat Umum, khususnya mobil truk AKAP (Antar Kota Antar Propinsi ) terpaksa mengantri sedemikian lama di SPBU akibat kehabisan stok minyak khususnya solar, dan terpaksa membeli minyak eceran di pinggiran jalan dengan harga dan kwalitas berbeda ” sebutnya dalam sebuah perbincangan hangat bersama para awak media ( Selasa/ Oktober 2025 ) di lavanda cafe jln sei Batang Hari Medan.
” Selama di perjalanan darat lebih dari 14 hari lintas Sumatera – Jawa, saya melihat sangat banyak mobil mobil antri di SPBU bahkan sampai berjam-jam untuk mengisi minyak, padahal minyak bersubsidi tersebut sangat mudah didapat di Pedagang Eceran disekitar lokasi SPBU, kog bisa begitu ” tambahnya nada bertanya.
Kondisi yang sudah berlangsung lama ini harus menjadi perhatian dan penanganan khusus pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah
” Akan banyak kerugian yang ditanggung masyarakat, maupun pengusaha angkutan, seperti keterlambatan perjalanan dsbnya ” ucapnya.
Lebih jauh sosok yang selalu berbicara cerdas , tegas dan terbuka ini, mengingatkan tugas negara dan pemerintah adalah untuk mensejahterakan rakyat bukan sebaliknya ” pungkasnya ( ss)
