Jakarta. lintas7
Menyoroti banyaknya kasus pelanggan hukum yang terjadi akhir akhir ini yang dilakukan oleh para pejabat penyelenggara negara adalah merupakan akibat merosotnya nilai nilai Moral bagi banyak pemimpin bangsa.
Kondisi ini jika dibiarkan berlarut larut akan mengakibatkan hancurnya masa depan Indonesia yang memiliki ciri khas kehidupan berbangsa dan bernegara yang dikenal sebagai bangsa beradab dan berbudaya Santun.
Meskipun selama 10 tahun kepemimpinan PRESIDEN JOKO WIDODO yang menyerukan REVOLUSI MENTAL terbukti tidak lebih memperbaiki keadaan.
Sebagai Generasi penerus yang siap menerima tongkat estafet kepemimpinan berikutnya,
BUNG HETO selaku KETUA UMUM GERAKAN PANCA MORAL INDONESIA ( GPMI) Menyerukan agar segera dilakukan REVOLUSI MORAL bagi seluruh PEJABAT DAN PENYELENGGARA NEGARA dari tingkat Nasional sampai ketingkat terendah di masyarakat maupun seluruh Komponen Bangsa lainnya.
” Ini sangat Penting, agar Mereka ( Para Penyelenggara Negara) saat ini, untuk benar benar menjunjung tinggi nilai-nilai MORAL yakni CINTA -JUJUR-SETIA – MUSYAWARAH DAN KARYA NYATA sebagai Pedoman Hidup dalam melaksanakan Fungsi Tugasnya ” seru HETO.
Rakyat saat ini menjadi Bingung bahkan jadi ikut ikutan melanggar Hukum akibat dampak dari perilaku para Pemimpin yang banyak menyalahkan gunakan jabatan kedudukannya
” Sejumlah Kasus pelanggan hukum yang terungkap dilakukan para pemimpin seperti kasus KORUPSI, AMORAL, NARKOBA dan NEPOTISME terjadi dibeberapa Lembaga Penting Negara antara lain.KPK. KPU.MK. MENTERI bahkan Sejumlah GUBERNUR BUPATI DAN WALIKOTA yang tidak terhitung lagi jumlahnya ” sebut BUNG HETO dengan nada cemas…
” Kita desak, diawal tahun depan 2025. Pemerintahan PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO segera melakukan REVOLUSI MORAL bagi seluruh PEJABAT DAN PENYELENGGARA NEGARA tanpa terkecuali,sekaligus melakukan penindakan Tegas dan Keras bagi setiap oknum pelakunya ” tambahnya
” Menuju INDONESIA EMAS tahun 2045. Yang menjadi FOKUS UTAMA adalah memperbaiki MORAL anak Bangsa dimulai dari Para Pemimpinnya ” tegas Bung HETO.
Menurutnya, apa yang dituduhkan telah terjadi banyak kecurangan dan tidak NETRAL. Money Politik dan lain sebagainya adalah akibat para Kandidat saat Pesta Demokrasi memberikan imbalan atau iming iming kepada Rakyat demi meraih Kemenangan
” Sebaiknya dimasa datang, seluruh Kandidat yang terbukti memobilisasi massa dengan sejumlah imbalan atau iming iming jabatan ,dstnya. Langsung ditangkap di ajukan ke meja hukum, sekaligus dibatalkan pencalonan Kandidatnya ” sambungnya.
Dari beberapa pernyataan para anggota DPR-RI di Senayan misalnya mereka mengakui harus merogoh kocek milyaran bahkan puluhan milyar rupiah untuk meraih kursi, Pertanyaan sederhana, darimana mereka mengganti biaya tersebut, sebab selama menjabat mereka tidak boleh berbisnis sesuai ketentuan UU ” tanya HETO.
Mengakhiri pernyataannya, BUNG HETO kembali MENYERUKAN REVOLUSI MORAL BAGI SELURUH ANAK BANGSA (ss)












